Talk Show di Hang FM

Diposting oleh mel • 5 Jan, 2008 • Kategori: Kegiatan
Talk Show di Hang FM

Dari pendengar yang sempat menelepon ke Hang, kebanyakan mereka mengeluhkan tentang banyaknya sampah dan limbah yang sekarang sudah menumpuk di laut, juga tentang penebangan hutan dan perbukitan yang sedang marak dilakukan oleh developer untuk pembangunan kawasan industri, ruko dan perumahan.  

CMC DI OBROLAN PAGI HANG FM

Pagi itu sabtu 5 Januari 2008 sekitar pukul 06.30 BBWI kami bertiga, Melly, Seno dan Rena sudah bersiap - siap berangkat menuju stasiun radio Hang yang berada pada frekuensi 106 FM di Maymart Batam Centre. Rencananya kami akan berangkat berempat bersama Nurul, tapi sampai jam 06.45 BBWI yang ditunggu belum datang juga. Akhirnya secara bergiliran Seno, Rena dan Melly menelepon HP Nurul. Ternyata yang ditunggu masih tidur, kontan saja kami bertiga kaget karena kemarinnya kami sudah berjanji kepada Kang Luky untuk datang lebih awal supaya bisa breefing dan ngobrol - ngobrol dulu soal apa saja yang mau diomongin nanti saat on air. Akhirnya setelah dibujuk, Nurul mau bangun dan siap - siap.
Jam 07.00 BBWI kami berempat berangkat menuju Hang FM. Dengan menempuh perjalanan sekitar 20 menit akhirnya kami sampai di parkir belakang Karnaval Mall yang artinya kami juga sudah sampai di stasiun radio Hang FM.
Ternyata Kang Luky sudah ada di studio menunggu kami, dan karena sebentar lagi kami on air maka kami tak boleh berlama - lama di luar.
Sebelum kami masuk ke studio di lantai atas, kami melewati beberapa stan penjualan yang menjadi bagian dari bisnis Hang diantaranya stan air zam - zam, habatus sauda, buku - buku islami, baju muslim dan lain sebagainya.
Begitu kami sampai di lantai atas, kami merasakan nuansa religius yang sangat kental, begitu islami, akrab dan bersahabat tapi tetap berpegang pada koridor agama.
Kami yang perempuan atau akhwat dipersilahkan ke ruang khusus akhwat, mereka menyebut kami ukhti, sedangkan yang laki - laki mereka menyebutnya akhi, santun sekali bahasa mereka.
Ketika jarum jam telah menunjukkan pukul 08.00 BBWI, itu berarti waktunya kami on air. Itu adalah pengalaman pertama kami ngomong di radio, senang tapi juga deg - degan. Dan karena ikhwan dan akhwat tak boleh berada dalam satu ruangan maka mereka menyiapkan tempat untuk ukhti Nurul, ukhti Melly dan ukhti Rena di lobby sedangkan akhi Luky dan akhi Seno ada di studio 1 bersama pembawa acara yang didampingi oleh ustad Abu Yusuf. Meskipun berada dalam ruangan yang terpisah, kami tetap bisa sama - sama on air karena dari pihak Hang telah menyiapkan radio, sound system dan microfon di lobby.
Acara yang berdurasi selama 1 jam itu berlangsung cukup seru karena selain mendapat pertanyaan dari bapak penyiar juga ada dari pendengar yang bisa menyampaikannya lewat layanan telepon.

dsc00007.jpg
Kang Luky menceritakan macam - macam kegiatan ODC ( Octopus Diving Club ), tentang anggota ODC, dan tempat - tempat yang sudah ODC kunjungi. Sedangkan Seno, Rena, Melly dan Nurul menceritakan bagaimana awalnya mereka bergabung bersama ODC.
Dari pendengar yang sempat menelepon ke Hang, kebanyakan mereka mengeluhkan tentang banyaknya sampah dan limbah yang sekarang sudah menumpuk di laut, juga tentang penebangan hutan dan perbukitan yang sedang marak dilakukan oleh developer untuk pembangunan kawasan industri, ruko dan perumahan. Kebanyakan dari mereka juga meresahkan tentang hutan resapan air yang semakin sempit.

Ada juga yang seru, salah satu penelepon menghimbau kepada masyarakat dan pihak pemerintah agar membantu organisasi yang berbasis seperti ODC, entah itu berupa peralatan, uang tunai atau cuma sekedar bantuan berupa konsumsi untuk makan siang. Karena memang selama ini ODC berjalan dengan dana dari kantong sendiri.
Tak terasa 1 jam on air telah kami lewati. Sebelum pulang, kami yang perempuan sempat berkenalan dengan ukhti Fatimah yang sedang menunggu kedatangan fansnya dari Singapura. Ukhti Fatimah tetap kelihatan cantik meskipun tampil sebagai jilbaber sejati.
Sebelum berpisah untuk pulang, kami berlima ngobrol - ngobrol di depan stasiun radio Hang FM. Tanpa disangka, bapak yang empunya radio menawarkan kepada kami agar dialog interaktif di obrolan pagi ini bisa dilaksanakan secara reguler, alhamdulillah.
Akhirnya kang Luky dijemput oleh istrinya dan kami berlima pulang dengan tujuan yang berbeda - beda, Rena dan Nurul ke Nagoya, Seno ke Muka kuning, Melly ke Tiban Ayu, kang Luky dan keluarga ke Duta Mas.
Sungguh pengalaman yang sangat berharga, semoga semua yang telah kami lakukan bisa bermanfaat dan semoga kami mendapat kesempatan lagi untuk bisa on air di radio - radio yang lain. Amin.

  • Penyelamatan hutan bakau Sungai Nongsa dengan membuat lokasi Pariwisata Pendidikan.

    Batam memi...

  • Hutan Nongsa

  • mel is
    Email this author | All posts by mel

    2 Responses »

    1. sayang sekali, radio Hang Fm ini 5 October kemarin terbakar habis

    2. cialis pille cialis online kaufen cialis alternativ cialis bestellen cialis rezeptfrei kaufen cialis impotence pille cialis online bestellen
      bestellen Cialis ohne rezept
      bestellen Cialis kaufen
      online Cialis ohne rezept
      Cialis rezeptfrei
      bestellen Cialis
      Nebenwirkungen von Cialis Aufgelistet sind die wichtigsten, bekannten Nebenwirkungen. Wechselwirkungen von Cialis Die Wirkung von Medikamenten gegen

    Leave a Reply