Penyelamatan KIMA RAKSASA.

Diposting oleh Karang Api • 8 Jan, 2001 • Kategori: Kegiatan
Penyelamatan KIMA RAKSASA.

JURNAL SELAMATKAN ALAM NEGRI

Tanggal : 19 Agustus 2001

Penyelamatan KIMA RAKSASA.
Tetapi setelah berhasil “mengalahkan” para penyelam senior dari negri tetangga, semangat kita semakin tinggi, dan akhirnya bahkan melambung menjadi sombong. Penyelaman berikutnya ini kita menghadapi musibah Project berikutnya adalah menindak lanjuti adanya informasi tentang Clamp shell raksasa ( Kima ) di sebelah barat pulau galang. ( dengan daerah yang kami rahasiakan ), kami akan mencoba mencari daerah Kima raksasa tsb tinggal. Dari berbagai data yang kami kumpulkan, Kima raksasa dapat mencapai berat 227 kg. Menyebar di kepulauan kepri dan sanggup hidup di kedalaman 12- 50m dibawah permukaan laut. Mereka terbagi dalam keluarga bivalves yang memiliki kurang lebih 15000 species. Nama Bivalves ( dua keping terbelah ) itu dikarenakan jenis kerang di laut kita terbagi menjadi dua yaitu kerang 1 keping dan kerang 2 keping.

Dari sejak th. 1800 sudah ditemukan adanya cangkang kerang yang digunakan sebagai kancing. Selain diambil mutiara didalamnya ( tidak semua bivalves sanggup membuat mutiara ) dan juga diambil dagingnya.

200px-giant_clam.jpg

Diambil dari : http://en.wikipedia.org/wiki/Bivalve

Pada hari H ternyata tekong perahu yang akan kami sewa ternyata gagal memenuhi janji, bahkan tidak ada tanda sedikitpun akan kehadiran dia. Akhirnya kami memutuskan untuk menempuh jarak 1km itu dengan berenang, dengan peralatan lengkap - lalu menyelam. Buntal, Suparman, Jul effendi, Todak, Moray dan Karang api dengan peralatan lengkap mulai berenang. Dan akhirnya pada jarak sekitar 800-900 m, ketika kami akhirnya salah memperhitungkan waktu pasang dan surut, kita bertemu arus pasang, yang mendorong kita menjauh dari titik penyelaman. Seluruh team tidak punya pilihan selain berenang menentang arus.
Dan akhirnya satu persatu anggota kram kaki. Ketika 3 anggota sudah kram, karang api sebagai safety officer saat itu meminta seluruh team kembali ke titik berangkat yang ditentang oleh todak dan buntal karena area penyelaman sudah dekat. Walaupun terjadi perdebatan akhirnya seluruh team dapat mencapai titik penyelaman dan melakukan tugas2 kami hingga selesai. Dari data yang didapatkan, terjadi pengurangan jumlah KIMA raksasa tersebut, dan dari bekas2 congkelan kami mengira-ngira bahwa ada penduduk local yang mampu menyelam dan mengambil hewan langka ini. Dan tahu nggak - salah satu cangkang KIMA RAKSASA dilihat oleh karang api diperum Duta Mas daerahnya kak Tije yang jago gambar itu loh, sementara gilang dan boogie sibuk kursus menggambar, karang api sempat disemprot pemilik kima raksasa tsb ketika akan mengambil gambar - untuk kamera nggak dibanting tuh..
Kima terbesar telah hilang sementara terisa 2 Kima yang ukuran sedang dengan tinggi sekitar 80cm.

Hal yang baik yang bisa dipelajari : ada petugas khusus yang mengawasi keselamatan, yang bertugas mengingatkan team untuk keselamatan.
Dan yang lebih utama lagi adalah, dengan sombong - kita bisa menemui ajal.

Kegiatan SELAMATKAN ALAM NEGRI terhenti sejenak untuk mengikuti kejuaran selam dan monofin pertama di asia .

  • Abdicate King - Raja yang digulingkan

    reposted Sep 2008 by BH; previously posted in octopusdive.blogspot.com in May 2007.

    Nerus...

  • Penyelamatan Hutan Nongsa

    ...

  • Leave a Reply