Penyelamatan hutan tropis dan bakau di KEPRI

Diposting oleh Karang Api • 29 Sep, 2008 • Kategori: Kegiatan
Penyelamatan hutan tropis dan bakau di KEPRI


pict.1 Dugong - Memanen buah Rhizopora

Ada berita bagus, Jajaran Polsek Meral, Senin sore 19 maret 2007 berhasil mengamankan ratusan kayu balak tim jenis meranti bakau di lokasi pelabuhan ro-ro Sei Raya, Kecamatan Meral yang belum jadi. Ratusan kayu balak tim ini diamankan karena tidak memiliki kelengkapan dokumen. Saat dilakukan penghitungan ternyata jumlah kayu balak tim jenis meranti bakau berjumlah sebanyak 135 batang. Daerah KEPRI yang kepulauan tentu saja akan sangat menyulitkan para petugas kepolisian untuk mengamankan wilayah, cara yang paling efektif menurut saya adalah memberikan pendidikan pada masyarakat tentang bahaya kehancuran alam, sehingga masyarakat dapat bertindak aktif dan melaporkan setiap kegiatan yang mencurigakan pada pihak berwajib. Selain dapat mencegah kehancuran lebih dasyat lagi, masyakat bahkan bisa mengadakan reboisasi kembali apabila mereka mengerti hasil yang akan didapat dari lestarinya hutan kita. ODC dalam kemampuan yang terbatas, karena kebanyakan anggota berasal dari back ground masyarakat industri elektronika, pelajar dan pengusaha berusaha mendapatkan ilmu tentang reboisasi hutan bakau dengan otodidak dibantu media buku dan internet, mencoba melakuakan reboisasi di beberapa area terutama di hutan Nongsa. Dengan mengerahkan beberapa pemuda/pemudi local yang juga mendapatkan sharing ilmu tentang pentingnya penyelamatan alam.


pict. 2 Dugong dan Reef melakukan penanaman

Ketika kepiting atau ikan2 payau sudah mulai datang lagi, sudah mulai berkembang biak, maka masyarakatlah yang akan mendapatkan keuntungan. ODC juga dibantu oleh Ibu Camat, pak Lurah tapi dukungan penuh dari ketua RT. Nongsa Kampung pak. Abbas Sofian juga Manager marina mr. Francis di Nongsa Point Marina dan rekan-rekan pelatih layar – Pak Weng Samsi dan David lee yang membantu kami dengan sangatlah menggembirakan.

pict. 3 Boat master

Penanaman bakau paling mudah adalah jenis Rhizopora. Bijinya yang panjang seperti pedang dengan mudah dapat ditancapkan dan dia akan tumbuh dengan sendirinya. Tapi itupun ternyata hanya didaerah dengan habitatnya, yaitu area payau dan berlumpur. Kami berhasil menanam kembali suatu daerah sekitar 10m2 dengan mudah di hutan Nongsa. Tetapi ketika kami coba didaerah pasir ternyata gagal total. Padahal daerah2 yang perlu direboisasi hampir selalu sudah tidak memiliki tanah subur lagi. Lewat bantuan mr. Francis kami mencoba melakukan penanaman didaerah Nongsa Point Marina tetapi gagal karena daerah pantai pasir Putih dan tidak ada daerah teduh. Percobaan kedua dicoba dengan menanam bibit bakau dipolybag selama 3 bulan sehingga akar sudah keluar terlebih dahulu tetapi tetap gagal karena ditanam pada bulan Januari ( hasilnya adalah ombak besar secara perlahan membongkar polibag yang tertanam dalam ).
Menanam bakau di pasir adalah hutang ODC yang masih belum bisa kami penuhi.

Punya saran untuk kami ? hub. : contact@octopusdive.org.
Luky L Santoso

  • Burung Bakau - King Fisher

    reposted Sep 2008 by BH; previously posted in octopusdive.blogspot.com in April 2007.

    ...

  • Wake up man - Hutanku Hancur

    ...

  • Leave a Reply