Penyelamatan hutan bakau Sungai Nongsa dengan membuat lokasi Pariwisata Pendidikan.
Diposting oleh Karang Api • 29 Sep, 2008 • Kategori: Kegiatanreposted Sep 2008 by BH; previously posted in octopusdive.blogspot.com in April 2007.
Batam memiliki cuaca yang mirip dengan Singapura dan dipengaruhi oleh dua musim, kemarau pada bulan April ā September dan musim hujan pada bulan Oktober ā Maret, dengan data detail sebagai berikut : Dengan panjang garis pantai P. Batam sepanjang 1.261 km dengan kawasan laut sekitar 289.300ha yang merupakan 74% dari total daerah administrasi Batam. Batam juga memiliki 325 pulau. Dari luasnya wilayah laut, pembangunan ekonomi Batam seharusnya mengacu pada sumber daya laut dan pesisir, tapi sampai saat ini, pembangunan ekonomi Batam dititik beratkan pada sumber daya daratan, seperti misalnya industri, transportasi, perdagangan, jasa dan perumahan. Bisa dibayangkan apabila 74% wilayah laut dan pesisir yang selama ini tidak diperhatikan, apabila bisa dikembangkan secara optimal misalnya dari segi perikanan, pariwisata dan jasa lingkungan laut. Ketika sumber daya alam yang dapat diperbaharui, seperti industri perikanan laut, rumput laut dan hutan bakau tidak di bangun secara optimal, ketidak tegasan pemerintah ternyata mengakibatkan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, misalnya saja pasir, di babat habis demi kepentingan segelintir orang, yang tidak memperhatikan akibat dan bencana yang akan terjadi. Alat ukur yang paling mudah adalah dengan menanyakan pendapatan nelayan setelah semalaman mencari ikan dari tahun ketahun yang selalu menurun akibat rusaknya ala mini. Sementara mereka yang merampok pasir yang tidak dapat diperbaharui ini akan semakin kaya, para nelayan miskin akan semakin tidak mampu mempertahankan hidup mereka.
Alternatif Pengganti yang tidak kalah mengasyikkan.
Secara umum, digambarkan pada saat musin hujan, selalu membuat pariwisata bahari mati suri. Tidak ada aktivitas yang dapat dilakukan. pecinta olah raga bahari seperti jetski, selam dan lainnya, dengan tinggi rata-rata gelombang dapat mencapai 4 meter. Akan tetapi dari berbagai literature dan artikel dan pengalaman penulis, sebetulnya masih ada daerah/area bahari yang ternyata tidak terpengaruh oleh gelombang besar di lautan yaitu hutan bakau. Kembali melihat daerah tetangga kita di Bintan, dimana hutan bakaunya sudah di optimalkan sebagai daerah wisata yang menerima Sekitar 100 sampai 150 wisatawan asing setiap harinya mengikuti paket wisata menjelajah belantara hutan bakau. Karena didaerah didalam hutan bakau, perairan akan sangat tenang, berbeda jauh dengan keadaan alam di laut lepas.
Penulis bermimpi, akan dibuatnya area taman nasional di areal ini atau suaka alam ( dan bisa jadi cagar budaya masyarakat melayu ) hutan bakau, yang dapat menjadi buffer tempat ikan beranak pinak, yang secara otomatis juga mengaktifkan siklus mata rantai makanan yang terputus, dengan kehadiran burung2 pemakan ikan, burung elang dan predator-predator alami lainnya.
Fasilitas Pariwisata
Sungai Nongsa memiliki pelabuhan Nongsa Pura Fery terminal, dimana wisman dengan mudah dapat mencapainya hanya 55 menit dari tanah merah singapura , belum lagi Hang Nadim airport yang mampu di landasi boeing 747, sehingga wisman eropa pun dapat dengan mudah mengunjungi Batam.
Berbagai area belanja yang dapat dengan mudah di capai dengan suttle bus, atau juga bus-bus gratis layanan berbagai mall dan hotel di jantung kota Batam. Dan tentu saja, berbagai transportasi umum lainnya yang dapat dengan mudah dijumpai wisatawan. Sarana lingkungan, dari mulai Listrik, Air, Sambungan telpon yang merupakan bukti dukungan pemerintah juga sudah tersedia.
Cagar budaya
Sebagian besar penduduk Sungai Nongsa didominasi oleh suku melayu, yang sangat kuat memegang adat dan budayanya, misalnya saja seni pantun, tari-tarian dan berbagai permainan rakyat yang sangat unik seperti misalnya gasing. Suku melayu juga terkenal dengan keteguhannya menjalankan agamanya yaitu Islam, Suku-suku lain misalnya Cina, Jawa, Batak, Minang, Bugis, dan Sunda yang melebur dalam satu masyarakat yang rukun dan damai dapat menjadi contoh bagi daerah lain. Keharmonisan berbagai suku ini sering di pertunjukan di kampung Tering, Nongsa oleh masyakat local disana, juga pernah ditunjukkan dalam sebuah acara kesenian dimana masyarakat keturunan Cina, menyajikan berbagai tarian daerah dan sajian musik angklung pada bulan Januari tahun 2007 ini.
Suaka alam
Dengan mengambil pelajaran dari Singapura yang berhasil memijahkan burung flamingo yang sangat eksotis, juga mendekatkan masyarakat dengan berbagai hewan dari mulai ular, sampai burung air yang sangat jinak di Bird Parknya. Atau mempertunjukkan koleksi berbagai hewan sampai ikan-ikan laut ( yang berarti ikan laut kita juga ) di sea world dan ZOOnya.
Ketika, Singapura yang sangat iri dengan keindahan Hutan bakau di Batam, yang tersebar di pantai yang terlindung dan di muara sungai yang didominasi oleh jenis mangrove seperti Avicennia alba, A. marina, Rhizophora mucronata, Lumnitzera littorea, L. racosoma, Xylocarpus granatum, Sonneratia alba. Adalah sangat kurang bijaksana apabila kita mengeksploitasinya dengan cara yang salah, misalnya melakukan penebangan untuk dijadikan bahan arang atau bahan bangunan.
Semoga anda tidak akan menunggunya punah dan dihancurkan para pencuri pasir dan penebang liar, dan membiarkan anak-cucu anda mengenal mereka dari buku, foto dan cerita saja.
Pen...
...


