NEW FRIENDS
Diposting oleh Karang Api • 19 May, 2001 • Kategori: KegiatanOne Point lesson to learn, tulisan ini salah satu peringatan untuk rekan2 yang baru - masih adrenalinnya masih mengalir kuat banget. Jangan sia-siakan nyawa kita !
Indonesian Divers ? two tumbs up ! ( padahal kita dah mau mati he he )
Selain presentasi lingkungan hidup, kelautan, beberapa kegiatan penyelaman yang tidak akan bisa kami lupakan, misalnya pada saat itu tingkatan 1 star POSSI ini pernah juga meladeni penyelaman arus di jembatan dua ( sebelah kiri apabila anda menuju pulau galang ). Dimana terdapat sebuah pulau kecil dengan 3 pohon kelapa. Pada saat itu Peter tay senior dari PADI Singapura bersama dengan para murid PADI nya mencoba kemampuan POSSI Batam, dengan mengajak kami ikut serta menyelam ( mereka juga menyediakan tangki sementara peralatan selam, kami menggunakan peralatan moana - Turi ). 1 star POSSI waktu itu, karang api, todak, buntal, moray dan suparman, sementara para senior PADI Singapura dengan berbagai peralatan canggih mereka melakuka briefing dengan bahasa Inggris.
Area penyelaman berarus kuat dan memutar membentuk pusaran air didalam. Sementara kami tidak seorangpun menggunakan jam selam. Ketika empat orang PADI itu sudah turun dan segera menghilang dalam arus, kami berlima langsung menggunakan alat paling canggih untuk bisa tetap mempertahankan kelompok dalam arus yang sangat kuat itu, yaitu tali tambang ( he he ) . Karang api dan buntal sebagai navigator pemegang ujung tali, sementara todak, moray dan suparman sebagai motor tengah, sehingga kami berlima bisa menyelam dalam, mengikuti arus - melayang bersama dan muncul bersama, dalam satu kelompok, dan menikmati pemandangan penyelamatan 3 orang PADI oleh sang Instruktur yang panik karena mereka tercerai berai oleh kuatnya arus. bukan alat yang canggih. Tetapi alat yang tepat, menjamin keselamatan kita. Komputer selam yang digunakan para penyelam PADI divers ini tidak dapat mengatasi masalah arus, bahkan karena bunyi sensor pada saat mereka tercerai berai menyebabkan panik dan akhirnya hilang kontrol. Dan akhirnya ketika kita pulang kita hanya bisa nyengir saat sang Instruktur kawakan bilang : “Indonesian divers ! you guys .. two tumbs up !”

Lokasi penyelaman arus dibelakang pulau dengan tiga pohon kelapa. Lokasi didepan jembatan dua. Dengan menggunakan boat dari Turi beach lumayan lama, sekitar 1 jam, padahal boat ratu riau dengan motor 400pk.
Apa yang kita bisa pelajari saat itu ?, Alam - kadang kala tidak bisa dilawan oleh manusia. Dan kadang, pemecahan masalah itu sangatlah mudah - persiapan yang matang salah satunya, alat sederhana pun - bisa menyelamatkan nyawa kita. Dan gunakan kaedah safety first.. , sayang kalo mati hanya karena masalah sepele.

