Buaya !!
Diposting oleh Karang Api • 20 Jan, 2008 • Kategori: KegiatanKetika tiba2 kang soleh lebih dulu lihat alligator yang muncul dari permukaan bergerak dengan cepat menuju semak belukar di balik hutan, ” Buaya - arah jam tiga !” saat itu pak Gito marinir langsung ambil alih kemudi dari kang luky dan segera mengejar, tapi sang buaya air laut itu dengan cepat menyelinap masuk kedalam semak-semak disaksikan oleh para relawan. Foto2 yang di bidikkan kang Luky tidak bisa dengan jelas mengabadikannya.
JURNAL SELAMATKAN ALAM NEGRI 042
Tanggal : 12 Jan 08
Buaya !!
Sabtu pagi, relawan CMC-ODC sudah kumpul di sekertariat 1 di Duta Mas.
Kali ini kita mau cruise ke hutan bakau nongsa lagi. Sudah lama tidak masuk kesana. Dikabarkan banyak perusakan alam kembali merajalela. Team kali ini kang Luky, mas Seno, mas Soleh, Rhena, Nurul, dan temen2 baru Sigit, Yulia dan Laila. Kita sampai di Nongsa fery dengan motor, jam masih menunjukkan 8 kurang. Air masih surut. Kira2 nanti jam 10 air mulai pasang, kita mulai enak untuk jalan ke dalam hutan. Sementara di pos KPN, dalam ruangan ber AC itu kita briefing dan melakukan persiapan. Mesin perahu yang masih ada digudang diturunkan dengan bantuan ahlinya pak Gito. Wah kita harus terus belajar untuk memasangnya sendiri, masih belum bisa sendiri juga.
Dengan motor tempel 25 pk yang lebih besar dari biasanya, juga 10 orang penumpang boat patroli keberatan. Bahkan sempat terjadi masalah ketika sumbat boat tiba2 lepas dan hampir saja boat tenggelam.
Pict. 1 mas Seno sedang menyiapkan boat.
Pict 2. Kang Luky jadi tekong perahu, sambil cerita2 tentang biota hutan bakau
Didalam hutan itu, sharing tentang biota hutan bakau dimulai, dari mulai penerangan jenis2 tanaman bakau yang ada sampai pada hewan2nya.
Pict. 3. Laila, Rhena, yulia, Sigit ( punggunnya ), Nurul )
Pict. 4,5. Spt yang diceritakan kang Luky saat briefing di pos KPN pagi tadi, ada penambangan pasir liar, sudah bolak-balik diusir, dilaporkan dll , bahkan pak wawako, pak Ria Saptarika juga sudah pernah datang meninjau, eh masih juga jalan terus.. ( pak gito lagi ngobrol soal itu dengan pak johanes )
Para perampok pasir itu menggunaka beco untuk menggali hutan bakau dan mengambil pasir yang ada didalamnya, area yang rusak menyebar melebar. Langsung ditengah2 hutan., dengan cepat melebar sehingga bisa dipastikan dalam hitungan hari - hutan akan punah ( termasuk hewan2 didalamnya )
Pict. 6 Upaya KPN untuk penanaman ulang juga berimpact sangat sedikit. Terlihat bibit bakau umur 3 bulan. Memang tidak akan percaya sih kalau tidak mencoba sendiri, bagaiman sulitnya bagi bakau untuk bisa tumbuh membesar.. perlu waktu tiga bulan hanya untuk menumbuhkan 4 sampai 6 buah daun dari tunasnya. Itu sebabnya, pohon bakau di bagian bonggolnya begitu padat sehingga menjadi kayu paling baik untuk digunakan sebagai bahan pembuat arang. Arang yang terbuat dari kayu bakau akan membutuhkan waktu lama untuk menjadi abu, dibandingkan dengan arang dari kayu jenis lain.
Saat itu lumayan burung2 banyak beterbangan disekitar kami, dari mulai kedidi pasir, elang perut Putih, wallet, sampai ke king fisher. Kita juga nyoba cari bibit apel hutan. Sampai akhirnya kita ketemu sama boiga dendrophila. Si ular cincin emas.
Pict. 7. Ular cincin emas yang tidur diwaktu siang
Ketika tiba2 kang soleh lebih dulu lihat alligator yang muncul dari permukaan bergerak dengan cepat menuju semak belukar di balik hutan, saat itu pak Gito langsung ambil alih kemudi dari kang luky dan segera mengejar, tapi sang buaya air laut itu dengan cepat menyelinap masuk kedalam semak-semak disaksikan oleh para relawan. Foto2 yang di bidikkan tidak bisa dengan jelas mengabadikannya.
Pict. 8. Kang Soleh : “woi , sebelah kanan ..arah jam tiga ada alligator !!”
Pict. 9 Ya ada satu.
Pict. 10 si Aligator dengan cepat menghilang.
Pict. 11 Dicari2 nggak kelihatan lagi, sementara si elang perut Putih terbang melingkari daerah kekuasannya
Karena nggak bisa difoto dan daripada penasaran seperti apa sih tampang buaya air laut itu, nih dia..


gambar2 diambil dari www.comstock.com dan wikipedia.
Ternyata si alligator ini mampu berenang dengan kecepatan 18 mile perjam. Dan bisa mencapai panjang 5 meter dengan bobot 770 kg. Aligator tinggal didaerah tropis dari mulai benua Australia sampai Malaysia. Dengan memangsa ikan sebagai menu utama, hewan ini juga dapat saja menjadi berbahaya bagi manusia.
Tapi siapa yang lebih berbahaya ? tentu saja manusia … . sampe si aligator ini aja terbirit2 ngumpet di balik hutan bakau, takut lihat buaya item ( ato buaya darat ya ? he he )
Dan posisi terlihatnya si aligator ini hanya sekitar 300m dari lokasi penambangan pasir liar, bisa dibayangkan, dalam hitungan minggu saja, buaya ini tentu saja akan tergusur dan terpaksa cari daerah lain, atau mati tertangkap. .. Seperti berang2 yang sudah satu tahun ini tidak terlihat lagi di daerah tempat mereka biasa terlihat..
wah, makin yakin kita bahwa hutan Nongsa ini harus diselamatkan - segera !


saya hanya menjelaskan bahwa: di indonesia tidak ada aligator krn aligator hanya ada di amerika dan china. semua paparan tentang buaya, aligator dalam tulisan anda, salah. lebih jelas kalau anda mempelajari dalam http://en.wikipedia.org/wiki/Crocodilia
Very nice information. Thanks for this. By the way, did you come out with the article yourself?
Travel Experiencess last blog post..To Complain or Not To Complain..