Air Linca - Pemuda pemudi 7 pulau

Diposting oleh Karang Api • 23 Feb, 2004 • Kategori: Kegiatan
Air Linca - Pemuda pemudi 7 pulau

Perkenalan dengan pemuda pemudi 7 pulau wilayah binaan PIRANTI23 Februari 2004

Setelah pada pagi harinya melakukan perbincangan hangat dengan para guru sekolah, pemuka agama maupun para tetua kampong, Bertempat di SD Negri air Linca kita mengadakan pertemuan dengan pemuda-pemudi dari tujuh pulau atas undangan PIRANTI, sebuah organisasi pemberdayaan masyarakat pesisir, salah satu divisi dari dana amanah

Karena masyarakat pesisir ini adalah ujung tombak dari kegiatan konservasi yang dilaksanakan. Pemuda/Pemudi dari karang taruna tujuh pulau ini pada usia produktif dimana mereka adalah pemeran utama roda ekonomi daerah, yang apabila tidak memiliki ilmu yang cukup akan melakukan kerusakan tanpa mereka sadari, kemudian berkibat pada matinya mata rantai kehidupan didaerah.

Kemudian karena factor kehancuran itu mereka akan semakin sulit mendapatkan hasil laut, sehinga selain tingkat pendidikan rendah, maka mereka akan menghasilkan anak-anak yang kurang mampu bersaing akibat gizi rendah dan tingkat pendidikan yang kurang memadai.
Pada saat itu didapatkan berbagai kenyataan bahwa sebagian masyarakat pesisir kita kurang mengerti dengan benar dengan alam lingkungan mereka. Mereka masih mengira ikan pari bisa kawin dengan biawak, atau puting beliung disebabkan oleh roh-roh jahat. Puting beliung sebenarnya adalah pusaran angin yang terbentuk dari pergerakan udara dari daerah dingin ke daerah hangat. Dulu ketika hutan masih banyak, perbedaan udara disuatu daerah dengan daerah lain tidak terlalu drastic, beda dengan akhir-akhir ini dimana angin penghancur ini mulai sering muncul karena adanya suatu daerah yang sangat kering dan panas sekali sementara didaerah lain ada suatu daerah yang dingin dan lembab. Ya, hutan adalah buffer dimana dia bisa menahan suhu udara tidak terlepas begitu saja, tapi akan berubah secara perlahan. Sangat berbeda dengan padang pasir tanpa pohon, dimana perbedaan suhu sangat tinggi, dari panas sekali menjadi dingin sekali. Dan ketika angin dipaksa bergerak dari daerah dingin dengan kepadatan partikel udara lebih pekat kedaerah padang pasir dengan kepadatan partikel udara lebih jarang, maka akan didapatkan topan badai dan puting beliung.
Masyarakat air linca ini kebetulan sebagian besar bekerja pada tambang2 penebang pohon bakau untuk keperluan arang. Arang dari kayu bakau ini adalah arang terbaik saat ini dan di ekspor ke seluruh dunia ( oleh singapura ), padahal semua dapur pembakaran arang ada di Indonesia.
Dengan bekal pengeras suara yang dipegang oleh karangapi, mangrove memperlihatkan gambar2 kehancuran dan proses terjadinya angin puting beliung.

  • Coral Reef and Mangrove Conservation ODC ketemu bapak Wakil Walikota

    Akhi...

  • Ekspedisi Garis Depan Nusantara - Pemasangan Prasasti di P. Nipa

  • Leave a Reply